Berkasdigital.id – Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon mempertanyakan perkembangan penanganan hukum sekaligus mendesak Satuan Reserse Kriminal Polresta Cirebon terkait dugaan keracunan MBG di SMAN 1 Jamblang, Kabupaten Cirebon.
FORMASI menilai, penanganan perkara tersebut harus dilakukan secara transparan, profesional, dan akuntabel, mengingat peristiwa ini menyangkut keselamatan peserta didik serta menyentuh kepentingan publik yang luas.
Kepastian hukum atas penyebab insiden tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Wakil Ketua FORMASI Cirebon Bidang Investigasi dan Advokasi Non Litigasi, Adv. Warnen, SH., CPLA, menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bekerja secara serius dan menyampaikan hasil penanganan perkara secara terbuka kepada publik.
“Proses hukum atas dugaan keracunan MBG ini harus dituntaskan secara komprehensif agar masyarakat mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi, apa penyebabnya, siapa yang harus bertanggung jawab, dan bagaimana langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Jangan sampai kasus ini menggantung tanpa kepastian hukum,” tegas Warnen.
FORMASI Cirebon juga meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa seluruh pihak yang memiliki keterkaitan dengan rantai penyediaan, distribusi, pengolahan, hingga pengawasan makanan dalam program tersebut.
Termasuk menelusuri apakah terdapat unsur kelalaian, pelanggaran standar keamanan pangan, atau potensi perbuatan melawan hukum lainnya.
Selain itu, FORMASI menekankan bahwa transparansi hasil uji laboratorium, keterangan ahli, dan hasil investigasi lapangan perlu disampaikan secara proporsional kepada masyarakat sebagai bentuk akuntabilitas publik.
“Keselamatan anak-anak adalah prioritas utama. Negara dan seluruh pihak yang terlibat dalam program publik wajib memastikan standar keamanan pangan dijalankan secara ketat. Jika ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran, maka harus ada pertanggungjawaban hukum yang jelas,” lanjutnya.
Atas dasar itu, FORMASI Cirebon mendesak Satreskrim Polresta Cirebon untuk segera mengumumkan perkembangan penanganan perkara dan menuntaskan proses hukum secara objektif, profesional, serta berkeadilan.












