Berkasdigital.id – Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Swadaya Gunung Jati (IKA UGJ) Cirebon, AKBP (P) H. Mahyudin, SH., M.Si., menyatakan dukungannya kepada Niko Bhineko Murahmanto, SH., untuk mengikuti proses seleksi Direktur Perumda Air Minum (PDAM) Kabupaten Cirebon.
Dukungan tersebut diberikan karena Mahyudin menilai Niko memiliki kapasitas, pengalaman organisasi, serta kemampuan kepemimpinan yang mumpuni untuk membawa PDAM Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik di masa mendatang.
Mahyudin mengaku telah mengenal Niko sejak aktif sebagai mahasiswa di Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon.
Menurutnya, Niko dikenal aktif dalam berbagai kegiatan kampus, organisasi kemasyarakatan hingga dunia politik.
“Saya sangat mengetahui sepak terjang saudara Niko, mulai dari aktif di kampus hingga terjun dalam berbagai aktivitas kemasyarakatan dan politik. Saya sangat yakin Niko memiliki kemampuan untuk membawa PDAM Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik lagi ke depan,” ujar Mahyudin.
Ia menilai pengalaman organisasi dan kepemimpinan yang dimiliki Niko menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan daerah tersebut.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), PDAM membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, serta visi yang kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Niko Bhineko yang merupakan alumni Fakultas Hukum UGJ juga dinilai memiliki pengalaman dalam memimpin organisasi serta terlibat dalam pengelolaan lembaga dan perusahaan.
“Pengalaman memimpin lembaga, berorganisasi, serta keterlibatan dalam berbagai bidang usaha dan perusahaan telah menjadi bekal yang cukup bagi Niko untuk memahami tata kelola kelembagaan yang profesional dan akuntabel,” lanjutnya.
Meski memberikan dukungan, Mahyudin menegaskan proses seleksi Direktur PDAM Kabupaten Cirebon harus tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, transparansi, dan kompetensi.
“Saya mendukung Niko karena kapasitas dan pengalaman yang dimilikinya. Namun pada akhirnya, proses seleksi harus tetap dilakukan secara objektif dan profesional sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Menurut Mahyudin, dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para kader alumni UGJ untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah, termasuk melalui peran strategis di berbagai lembaga publik maupun BUMD di Kabupaten Cirebon.***












